Dhuha Untuk Mereka, Bapak & Ibu

Ma, homesick banget nih. 
Kenapa ya?
Apa gara-gara tau susahnya cari uang ya?

tiga kalimat itu mendadak muncul di whatsapp gw, dari seorang sahabat dekat.
Dan kalimat itu bikin gw sadar, bahwa ternyata gw pun juga homesick, oh lebih tepatnya kangen rumah level Asia.

Apa gara-gara tau susahnya cari uang ya? bisa jadi. Gw dan sahabat gw itu, sekarang emang lagi merintis bisnis, dan emang susah cari uang. Jadi keinget perjuangan Bapak & Ibu yang tiap hari berlelah-lelah buat anak-anaknya.
Ibu kerja kan buat kamu sama adek, buat siapa lagi kalo engga coba?
kata Ibu gw dalam satu kesempatan. Ya, mereka bekerja buat kami. Keringat tiap hari itu buat anak-anaknya. Paparan matahari itu ga ada apa-apanya dibanding melihat anak-anaknya bahagia.
Lalu apa yang udah gw kasih buat mereka? Gw bahkan masih harus minta uang bulanan, kos-kosan dan uang kuliah. Dan sekarang, TA gw pun belum beres. Dosa kalo gw ga inget perjuangan mereka. Dosa kalo gw santai-santai aja TA gw ga kelar-kelar.

Malemnya, sang teman gw itu ngabarin lagi dia bakal pulang karena tanggal 5 bulan depan ada acara penting super penting di rumahnya. Oh, doanya terjawab sudah, bahkan dengan jawaban yang sangat sempurna. Acara penting itu untuknya dan dia harus pulang. Betapa Allah sangat sayang sama dia, dan gw pun yakin giliran gw akan datang. Untuk pulang ke rumah dan untuk acara penting itu.

Ya Allah, beri hambaMu ini kekuatan untuk menyelesaikan TA secepatnya, memenuhi harapan Bapak & Ibu. 
Dan buka pintu rezekiMu untuk mereka, 
jika masih di langit maka turunkan, 
jika masih di bumi maka keluarkan, 
jika sulit maka mudahkan,
jika haram maka bersihkan,
jika jauh maka dekatkan,
dalam kebenaran dhuha-Mu dan keindahan-Mu.

1 comment:

  1. Wah, mahasiswa rantau ya rupanya?
    Sukses yah TA-nya, semoga cepat lulus dan kaya :)

    ReplyDelete

Drop your thoughts here, yea feel free!