Hari Kemaren Senengnya Selangit

Memulai memang sulit, tapi mempertahankan apa yang sudah dimulai sesungguhnya lebih sulit. #OneDayOnePostProblem
Aih, memang ya berkomitmen sama sesuatu itu ngga segampang ketika memulainya. Tapi sulit bukan berarti ngga bisa, kan? :d

Kemarin Sabtu, gw (jadi) ke Jakarta. Karena pengalaman beberapa kali nyasar dan memang pada dasarnya gw suka bingung arah, akhirnya diputuskanlah bahwa gw ngga akan langsung ke lokasi janjian di Plaza Semanggi. Terminal? Yap tepat, tapi bukan terminal di Jakarta melainkan di Bogor :|| Dan dari situ gw naik KRL ke stasiun Sudirman. Berlika-liku sekali, berangkat jam 8 pagi, nyampe Semanggi jam 14.58 :~ 

Apa yang bisa diceritakan lebih jauh selain bahwa menyambung tali silaturahim selalu semenyenangkan kemarin. Dari hadits riwayat Bukhari, gw tahu kalo menyambung silaturahim bisa melapangkan rezeki dan memanjangkan umur. Naaah, siapa yang ngga mau coba?

Ada banyak tawa, ada banyak cerita baru, dan kisah lama yang ngga pernah kadaluwarsa untuk diulang lagi. Dua sahabat baik gw ini udah sama-sama kerja, yang keduanya kerjaannya bener-bener............*mikir* boleh gw sebut berat? Luar biasa memang orang-orang yang memanfaatkan waktunya untuk kerja dari pagi sampe malem. Gw ngga akan bilang menghabiskan waktu, karena nyatanya waktu yang mereka punya sama sekali ngga habis, justru waktu yang ada mereka jadikan bermanfaat dengan berkarya. There's no such a wasting time, except that you just doing nothing. 

Yang kami lakukan dari jam 15.00 sampe pulang jam 21.00 adalah makan, ngobrol, shalat, pindah ke foodcourt tanpa pesan apapun, ngobrol lagi, ketawa-tawa, ngobrol serius, shalat, ke foodcourt lagi, berpikir apakah akan makan lagi atau engga, ngobrol lagi, pesen makan, duduk pindah tempat dan ngobrol lagi, berencana pulang tapi lalu sepakat untuk "oke satu jam lagi", ngobrol lagi, pulang. Begitulah, enam jam rasanya masih kurang. Dan persis kaya yang pernah gw bilang, bersama sahabat selalu semenyenangkan itu; dan bersama mereka, waktu rasanya berjalan tiga kali lebih cepat. Saking berasa kurangnya, rasanya pengin taksi ke stasiun macet aja biar masih bisa ngobrol lama bertiga <\3

Hari kemaren senengnya selangit! kyaaahh~ :i

Manusia bisa punya ribuan teman baru, tapi selalu ada orang-orang lama dengan banyak cerita lama yang ngga pernah basi untuk diulang. Orang-orang baru bisa menjadi saksi atau pendengar atas cerita lama, tapi orang-orang lama mengalaminya bersama kita.

1 comment:

Drop your thoughts here, yea feel free!