Confession

Confession. Salah satu dari beberapa hal yang selalu bikin panas dingin. Dan membuka instagram hari ini, nafas tercekat, bengong dan tangan dingin seketika. Sebuah foto muncul di home paling atas, foto lantai paving yang familiar, biasa saja. Tapi dengan caption yang luar biasa.

Ma,
Berharap kelak bisa memanggilmu setiap hari adalah pasti.
Aku mengenalmu sekian lama, dengan banyak cerita yang kita punya. 9 September, waktu dimana aku menjatuhkan pilihan. Kau selalu berhasil memberikan warna.
Sekarang aku ingin cerita kita berubah. Aku ingin menulis ceritaku, denganmu. Dan biarkan dunia tahu.
......
......... *some text missing*
RAHMA DJATI KUSUMA.

Bumi gonjang ganjiiing. Akun instagram itu....... let's do deep inhale first. Orang yang sama yang dalam mimpi datang ke rumah dengan jas hitamnya, yang hanya tampak dari belakang di Oktober 2011. 

06.02, gw mencoba mengumpulkan kesadaran, cukup lama untuk mencerna bahwa semua itu mimpi (lagi). Alhamdulillah cuma mimpi, kalo engga, bumi beneran gonjang-ganjing :3

See, how funny a dream works. You can remember a person from your dream and know that he/she really exists in the real world. You can recognize them. And that's kind of awkward that you had something cheesy the night before, in your dream for sure. Some texts are really missing, I hardly remember the instagram caption. Again, how funny a dream can work. And yes, I am good at remembering what I was dreaming about. I take it as a gift.

Katanya mimpi adalah bunga tidur, tapi bahkan bunga tak akan ada jika pohon tak hidup. Beberapa mimpi memang hanya mimpi yang tak punya arti, tapi ada mimpi yang datang karena akumulasi pikiran-pikiran selama ini. Dan yang pasti, ada mimpi yang bisa membuat hari menjadi lebih berwarna. 

I'm telling the world that I've found a girl
The one I can live for, the one who deserves*
Thank you, and see you in our real world, Mr. I hope to be the right.
*backsound while typing: Telling The World, Taio Cruz

1 comment:

Drop your thoughts here, yea feel free!