Taman Begonia

Jumpa lagi dengan angsajenius di sini, yay!

Akhirnya UAS berhasil gw lakoni dengan sejahtera, terima kasih pada toples cemilan beserta isinya yang ngga pernah kosong dan setia nemenin begadang walaupun sampe mlempem-mlempem.



Semester satu ini lumayan challenging buat gw, karena otak yang rasanya lama dorman mendadak disuruh lari sprint jarak jauh. Ngos-ngosan tentu saja, tapi katanya sih semakin otak dipake buat berpikir, akan kebentuk jaringan-jaringan baru yang jadi penghubung antar bagian otak tersebut. Mungkin ini yang bikin kita tambah pinter *mangut-mangut.
What can I tell you about my final exam? Just like any other exams, ada belajar kelompok, ada rasa insecure karena belom mantap belajar, ada begadang, ada ketiduran pas begadang, ada diskusi pasca keluar ruang ujian dan ada harapan semoga nilai memuaskan itu bukan khayalan belaka.

Nah, beres UAS terakhir kemaren, gw bareng sama tiga sista-sista Sistem Informasi menunaikan janji suci. Apakah itu?

......

Main ke Taman Begonia.


Silakan tepuk tangan!

Taman Begonia ini tempatnya di Lembang, dari d’Ranch masih teruuusss. Gw yang buruk navigasi ga akan menyesatkan dengan ngasih alamatnya, silakan search di Waze atau Google Maps. Long story short, sampailah gw, Putri, Mila dan Nisaa ke Taman Begonia.
Ada apa di sana? Ada banyak bungaaaaaaa, bloom! Masuknya cuma bayar 5000, kecuali lo bawa kamera SLR karena ada charge kamera. Tempatnya ngga terlalu luas, tapi teduh dan nyaman buat jalan-jalan (baca: foto-foto). Make sure to bring your tongsis along.




Aha, Taman Begonia ni cocok banget buat duduk santai baca buku, atau nulis, atau sekedar duduk diem dengan pikiran yang mengembara ke mana-mana dan ngemutin yoghurt beku yang dijual seharga 7500an sebatang. Atau minum bandrek.

Masyaa Allah, makin kita liat bumi yang mengagumkan, makin bertambah juga kekaguman kita sama yang nyiptain bumi.

Selamat liburan! 

1 comment:

Drop your thoughts here, yea feel free!