Laki-Laki itu, Ghazali Al Nafi Namanya


"Kaya mimpi ya.", kata laki-laki itu sehabis melepas kostum pengantin Jawanya. Belum genap 24 jam akad terucap, dan sekarang telah resmi gw menyandang status baru yang menggenapkan setengah agama yaitu istri. Sampai tulisan ini dibuat, H+4, rasanya masih takjub kalau merenungi betapaaaaaa Mahabaiknya Allah yang memberi kekuatan, kemudahan dan kelancaran sampai hari yang kami sebut-sebut dalam doa akhirnya menjadi kenyataan.


Laki-laki itu, Ghazali Al Nafi namanya. Orang mengenalnya dengan nama Gheza. Hingga dua tahun lalu, gw memanggilnya Gesa karena penyebutan nama Z agak sulit di lidah. Terkadang Gesa menjadi Gesadung, atau Gesadungdung, atau Geges. Tak jauh berbeda, nama indah Rahma Djati Kusuma pemberian Bapak ini dia sebut dengan Rahmad, atau Mamak, atau Mamake. Sekarang, nama-nama itu akan menjadi cerita sendiri yang memunculkan senyum pada masing-masing dari kami di akhir hari yang melelahkan. Persahabatan kami yang berawal dari BEM IT Telkom menjadi persahabatan yang akan kami jaga sepanjang hayat, terus kami pupuk hingga ia terus tumbuh tiap harinya.






Sahnya kami menjadi suami istri bukanlah suatu momen yang mengharu biru, melainkan momen yang khidmat dan sakral. Janji yang laki-laki itu sebut bukan hanya janji pada Bapak, tapi juga pada Allah yang mempersatukan hati kami. Jumat, 4 September 2015 seserahan dilaksanakan, dan paginya bertepatan dengan hari di mana usia gw genap 24 tahun, SAH. Yang haram menjadi halal, yang dosa berubah menjadi berpahala. Tanggung jawab Bapak atas diri gw berpindah seketika menjadi ada di tangan laki-laki itu.

Empat hari menjadi istrinya, ternyata banyaaaakkkk hal baru yang belum pernah gw tahu, walaupun sudah hampir lima tahun kami bersahabat. Apa artinya? Artinya, mengenal tak perlu masa penjajakan bernama pacaran. Yang dulunya sahabatan tanpa jaim-jaiman aja terkaget-kaget, tapiii justru di situlah letak seninya. Beneran, percaya sama gw. Menyelami setiap sisi hidup dan pribadinya adalah proses yang sangaaaaattt menyenangkan setelah menikah. Lo bakal tahu kebiasaannya dari bangun tidur sampe tidur lagi, di jam-jam tergantengnya setelah mandi dan pake baju rapi, atau di jam-jam tergembelnya saat belum mandi dan pake baju sobek-sobek. Lo bakal tahu kapan dia suka garuk-garuk badan, atau apakah dia suka ileran. Semua info itu ngga lo butuhkan sebelum menikah, tapi setelah akad terucap, hal seremeh itu pun menjadi penting. 

Ladang pahala bertambah, ridho Allah ada pula pada ridho suami. Pintu surga juga bertambah, sekarang pintar-pintarnya istri meraih itu semua. Punya dua pasang orang tua yang super baik, super menginspirasi, super memotivasi juga wujud nikmat berharga yang Allah kasih. Sungguh kufur kalau nikmat ini lupa disyukuri.


Terima kasih atas doa, bantuan, dukungan dari keluarga, sahabat dan kerabat sehingga akad nikah kami berjalan lancar. Detail acara di Purworejo yang dilakukan dengan adat tradisional Jawa akan dipost setelahnya. Masih ada resepsi dengan adat Minangkabau yang harus kami lalui besok Minggu sebagai wujud syukur kami. Jazakumullahu khairan katsiran, Allah sebaik-baik pemberi balasan :)

5 comments:

  1. Dan gue mengenal kalian ketika jaman jaman jahiliyah dahulu kala, dijaman sesama anak UKM jualan baju seragam, baju buat PDKT dll sewaktu masa masa registrasi mahasiswa baruuu....
    Di jaman satu sama lain sama sama menjadi "pedagang" untuk kemaslahatan umat UKM masing masing...hahaha
    Dijaman BEM dan KSR "berantem" untuk saing saingan harga jualan padahal suppliernya jelas jelas sama... :D

    Anyway selamat buat kalian berdua ya Bapak Ghazali dan Ibu Rahma...
    Semoga menjadi keluarga Sakinah Mawadah Warrahmah.. Aamiin...
    Langgeng sampe kakek nenek yaa..! :p

    ReplyDelete
  2. Selamaaat yaaa rahma sayangs, aaah, i'm envy you, congrats dear. hehehe
    baca tulisan di blogmu ini, jadi ikut seneng bahagia dan rada mupeng ih akuu, pengen cepet nikah juga biar merubah yg haram jd halal dan melalui semua prosesnya berdua bersama, mulai dari sama2 baru bangun tidur pas jelek2nya, sampai mau tidur lagii. aaaaakkkk, mupeng2..hahhahaa

    semoga segera dikaruniakan dedek lucuuk dan smart kyk bpk ibunya yaaa maa. hehehe
    *peluk cium dari mamuju* :* {} :))

    ReplyDelete
  3. Mba Rahmaaaaaaaa.... *.*
    Baarokallaaaah... Jadi seneng ih ngeliatnya, cocok lah ama Ka Geza...
    Cepet dapet Rahmad junior ya, yg sholeh-sholehah,ganteng-cantik kayak bapak emaknya..

    Doakan kami biar segera menyusul ke prlaminan mba'e... :))

    ReplyDelete
  4. Baarakallaahu lakuma wa baaraka 'alaykuma wa jama'a baynakumaa fii khayr, mbak Rahma dan suami :))

    ReplyDelete

Drop your thoughts here, yea feel free!