Baju Syar'i Trend Belaka

Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alaa diinik 
Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu
Sering membaca atau mendengar doa itu? Atau malah udah rutin baca usai tahiyat akhir tiap shalat? Karena, tentu saja, isi hati manusia sangat rentan berubah, sekarang A satu jam kemudian jadi Z. Ngga ada yang bisa jamin kan?

Beberapa hari yang lalu, aku seneeengggg banget pas scroll instagram dan liat postingan Arie Untung yang cerita istrinya berhenti jadi host Insert. Dan bener prediksiku, besoknya dia ngepost foto istrinya udah pake kerudung. Big deal, man. Ya padahal ngga kenal, siapa lo siapa gue yakan. Ya padahal ngga pernah ketemu juga. Ya padahal ngga ada untungnya buat aku kalo sis Fenita pake kerudung. Tapi kenapa aku seneng?

Karena melihat satu orang lagi yang hijrah, menuju kebaikan, menuju yang Allah perintahkan. 

Masih asing sama istilah hijrah? Let me help you a bit.
Kata KBBI arti hijrah ada tiga
  1. n perpindahan Nabi Muhammad saw. bersama sebagian pengikutnya dari Mekah ke Medinah untuk menyelamatkan diri dan sebagainya dari tekanan kaum kafir Quraisy, Mekah
  2. v berpindah atau menyingkir untuk sementara waktu dari suatu tempat ke tempat lain yang lebih baik dengan alasan tertentu (keselamatan, kebaikan, dan sebagainya): dia -- ke Jepang untuk melanjutkan pendidikannya
  3. n perubahan (sikap, tingkah laku, dan sebagainya) ke arah yang lebih baik

Dalam hijrah ada perpindahan, ada perubahan. Termasuk berpindah dan berubah dari hal-hal yang Allah ngga suka, ke hal-hal yang Allah suka. Macem-macem jalan orang hijrah, ada yang bermula dengan mengucap syahadat, ada yang awalnya terpaksa, ada yang diawali dengan resign kerja karena sadar tempat kerjanya haram atau syubhat (ngga jelas halal atau haram alias abu-abu), ada yang diawali dengan mulai shalat fardhu/shalat wajib, ada yang diawali dengan memakai jilbab. Hidayah Allah turun dalam berbagai rupa πŸ’–

Apa hubungannya hijrah sama jilbab?

Hubungannya baik-baik aja πŸ˜… πŸ‘ˆ jawaban orang yang kebanyakan ikut quiz igstory ala Waktu Indonesia Bercanda. Nah hubungannya adalah, banyak muslimah yang hijrahnya diawali dengan memakai jilbab. Menutup aurat. Sepele? Buat sebagian orang mungkin mudah, tapi buat sebagian lainnya ini sungguh berat. 

Ada yang sekedar rambutnya tertutup, biarlah celana ketat dan baju berlengan 3/4 jadi outfit sehari-hari.
Ada yang kerudungnya menutup dada tapi masih memakai celana panjang kemana-mana.
Ada yang berkerudung panjang dan gamis beli di olshop instagram seharga duaratusribuan.
Dan ada yang bercadar berpakaian hitam tanpa campuran warna.

Rupa-rupa rupanya jalan hijrah setiap wanita. Tak apa, selama ada semangat belajar dan memperbaiki diri, semoga perlahan kerudung memanjang dan yang ketat melonggar. Bukan, bukan aku yang minta, tapi Allah yang perintahkan.

Kita bisa menyebut pakaian dengan ciri-ciri tertentu sebagai baju syar'i, berarti kita tahu definisi baju syar'i. Syar'i, sesuai tuntunan syariat Islam. Semoga yang masih enggan, Allah bukakan jalan pelan-pelan.

Dan yang bikin hatiku makin hangat, selain berita satu per satu public figure berhijrah, adalah banyaknya sist-sist olshop menjual pakaian syar'i, dan banyaknya orang-orang memakai kerudung instan panjang. 

Trend jilbab syar'i?

Biarlah sebagian menyebutnya trend bahwa jilbab sekarang udah jadi trend, bahwa baju syar'i sekarang udah jadi trend, bahwa kenyataan muslimah pada pake kerudung panjang cuma ikut-ikutan trend. Nggakpapa ada yang bilang begitu, mungkin memang begitu adanya. Tapi coba deh kita flashback sebentar....

Lima tahun lalu, kerudung panjang cuma dipakai akhwat-akhwat militan, ya ngga? Kalo ngga aktivis dakwah, ya ibu-ibu pengajian. Sekarang, ibu yang minta-minta di pinggir jalan aja kerudungnya panjang! Ibu penjual buah kerudungnya panjang! Mbak-mbak periksa dokter di RS kerudungnya panjang! Beberapa toko pakaian muslim seragam pegawainya gamis dan kerudung panjang! Wow ngga?

Pake kerudung panjang is a big deal loh. Karena dengan kerudung panjang, payetan baju yang dijahit cantik di leher dan dada ngga akan kelihatan, padahal payet itulah yang bikin harga baju jadi mahal. Dengan kerudung panjang, model baju aneh-aneh ngga akan kelihatan. Karena kerudung panjang, kita ngga akan kelihatan langsing. Ketika pake kerudung panjang, kita bakal kelihatan lebih tua dewasa dari umur sebenarnya, beberapa curhat dibilang ibu-ibu banget. Aku ngga akan bahas gamisnya atau celana jeansnya, kerudungnya dulu aja. Ketika pake kerudung panjang, udah banyak sisi estetika yang dikorbankan. 

Jadi, ini banyak dipake karena lagi trend?
Bisa jadi. Dan yang kurasakan, trend ini juga dipengaruhi oleh gerakan komunitas yang gencar ngajak muslimah lebih melek sama perintah berjilbab.


Akun twitter ini. Peduli Jilbab. Sekarang memang udah ngga banyak orang twitteran, tapi di masa keemasannya, tweet akun ini banyak jadi perantara hidayah. 

Menurut analisis kualitatif amatiranku, yang tentu saja ngga pake statistik hahaha, gerakan komunitas inilah salah satu faktor munculnya trend set pakaian syar'i mulai dari harga seratusribuan sampe jutaan. 

Dulu, kalo bukan akhwat aktivis, jarang yang mau pake kerudung panjang. Ketika harus pake bergo pun, bergonya pendek sebahu aja. Sekarang, wanita yang sehari-hari kerudungnya dililit mepet leher pun, pas harus pake bergo,  banyak yang pakenya bergo panjang. Dan wanita-wanita yang mungkin belum paham kenapa kerudung harus nutup dada, banyak juga yang pakenya bergo panjang. Kenapa? Karena kerudung panjang sekarang banyak dijual dimana-mana, dari pasar kecamatan sampe olshop instagram yang modelnya selebgram.

Allah gerakkan hati produsen, penjual dan pembeli untuk bergerak bersama menjadikan pakaian syar'i sebagai trend. Can't you see that?

Aku jadi inget kata ustad Adi Hidayat, bahwa hidayah Allah menyapa kita tiap hari, berkali-kali. 
Ketika kita jalan lewat masjid, pas adzan dan kita lihat orang-orang pada masuk masjid, saat itu hidayah menyapa. 
Ketika kita yang belum berkerudung lagi jalan di pasar, ada toko baju muslimah lalu kita nengok, saat itu hidayah menyapa. 
Ketika kita duduk di halte nunggu bus, sebelah kita nunggu sambil tilawah, saat itu hidayah menyapa. 
Ketika kita di lampu merah, ada ambulans membunyikan sirine melaju cepat, saat itu hidayah menyapa. 
Ketika kamu baca tulisan ini, hidayah pun tengah menyapa. 
Sekarang tinggal kitanya, mau ngambil ngga tu hidayah.

Biarlah sebagian menyebut jilbab syar'i ini trend belaka. Tak tahu rupanya mereka, bahwa Allah sedang menggerakkan hati ummatnya menjadikan yang haq sebagai trend, dan bahwa ini adalah pertanda Islam sedang berjalan menuju kemenangan.


Salam,
Rahma yang berusaha memegang hidayah hingga titik darah penghabisan

No comments:

Post a Comment

Drop your thoughts here, yea feel free!